Jumat, 25 Juni 2021

Download Lengkap Buku Pedoman Akreditasi Sekolah / Madrasah Tahun 2021

 

Download Lengkap Buku Pedoman Akreditasi Sekolah / Madrasah Tahun 2021

Download Lengkap Buku Pedoman Akreditasi Sekolah / Madrasah Tahun 2021

Berikut ini admin blog juraganberdesa akan membagikan file download Lengkap Buku Pedoman Akreditasi Sekolah / Madrasah Tahun 2021.

Pedoman ini disusun sebagai manifestasi fungsi dan tanggung jawab BANS/M dalam melaksanakan program akreditasi sekolah/madrasah.

Pedoman ini memuat garis-garis besar kebijakan BAN-S/M dalam pelaksanaan akreditasi sekolah/madrasah tahun 2021 yang dalam implementasinya akan dituangkan dalam Panduan sebagai rambu-rambu dalam pelaksanaan program akreditasi sekolah/madrasah.

Pelaksanaan akreditasi sekolah/madrasah pada tahun 2021 lebih banyak dilaksanakan secara online, hal ini mengingat situasi Pandemi yang masih belum ada tanda-tanda pulih, dan dalam rangka mematuhi kebijakan pemerintah terkait wabah COVID-19, yakni dengan meniadakan pertemuan yang melibatkan banyak orang secara langsung.

Demikianlah penjelasan singkat tentang Buku Pedoman Akreditasi Sekolah / Madrasah Tahun 2021.

Selengkapnya silakan Download Lengkap Buku Pedoman Akreditasi Sekolah / Madrasah Tahun 2021. DOWNLOAD DISINI

Kamis, 24 Juni 2021

Sri Mulyani Sebut Ada Dana Desa yang 'Hilang' Tak Hasilkan Apa-Apa

 Electronic Data Interchange

Sri Mulyani Sebut Ada Dana Desa yang 'Hilang' Tak Hasilkan Apa-Apa

Sri Mulyani Sebut Ada Dana Desa yang 'Hilang' Tak Hasilkan Apa-Apa
Sri Mulyani Sebut Ada Dana Desa yang 'Hilang' Tak Hasilkan Apa-Apa

Terdapat dana desa yang hilang di daerah. Hal ini tepatnya terjadi di desa yang memiliki tata kelola tidak baik, hal ini dikatakan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani.

Menkeu Sri Mulyani menjelaskan pihaknya sering mendapatkan aspirasi agar penyaluran dana desa tidak ruwet. Masing-masing desa diberikan tanggung jawab masing-masing dalam menggunakan dana desa tersebut.

Namun, hasilnya sangat bervariasi. Ada daerah yang bertanggung jawab, tetapi ada juga sebagian daerah justru tak menghasilkan apa-apa dari dana desa tersebut.

Sri Mulyani dalam rapat kerja bersama Komite IV DPD RI, Senin (21/6). Mengatakan bahwa "Hasilnya sangat bervariasi, ada pimpinan yang bertanggung jawab, kompeten jadi hasilnya bagus. Tapi begitu daerah diberikan kebebasan yang kompetensi, tata kelolanya buruk uangnya hilang saja, uangnya habis, tidak hasilkan apa-apa,"

Menkeu mengatakan situasi ini menjadi masalah tersendiri untuk memberikan kebebasan bagi desa untuk membelanjakan dana yang diberikan Pemerintah pusat, kata Sri Mulyani, harus turun tangan dalam membimbing daerah yang tak ada hasil atau manfaat apa-apa dari dana desa.

"Makanya nanti kami akan mencari formula bagaimana untuk memberikan kebebasan ini sangat ditentukan oleh track record. Kalau daerah berkali-kali tidak hasilkan apa-apa ya harus ada bimbingan spesifik," jelas Sri Mulyani.

Menteri Keuangan akan terus berkoordinasi dengan Kemendagri dan Kementerian Desa, PDTT terkait penyaluran dan penggunaan dana desa.

Sebagai informasi untuk diketahui bahwa, realisasi penyaluran dana desa hingga 14 Juni 2021 sebesar Rp. 24,3 triliun. Angkanya setara dengan 33,8 % (persen) dari pagu yang ditetapkan tahun 2021 sebesar Rp72 triliun.

Realisasi penyaluran dana desa turun dari periode yang sama pada tahun lalu. Pada 14 Juni 2020, realisasinya adalah Rp33,17 triliun atau 46,6 persen dari pagu yang sebesar Rp71 triliun.

Sementara itu, realisasi bantuan langsung tunai (BLT) dana desa sebesar Rp3,92 triliun. Angkanya setara dengan 23,73 % (persen) dari dana desa yang telah disalurkan.

Demikianlah artikel yang berjudul Srimulyani Sebut Ada Dana Desa yang 'Hilang' Tak Hasilkan Apa-Apa. Semoga bermanfaat

Sumber: cnnindonesia

17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Atau SDGs, Kenali dan Pahami Maksudnya


Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan merupakan sebuah agenda internasional yang akan menjadi kelanjutan dari Millennium Development Goals (MDGs) atau Tujuan Pembangunan Milenium. 


Tujuan Pembangunan Berkelanjutan ini disusun oleh 194 negara, civil society, dan berbagai pelaku ekonomi dari berbagai belahan dunia yang berada di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Agenda ini dibuat untuk menjawab tuntutan kepemimpinan dunia dalam mengatasi kesenjangan sosial dan kemiskinan serta perubahan iklim yang terjadi di dunia. 


Berikut ini merupakan penjelasan lengkap terkait 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs yang dirangkum dari berbagai sumber


Tujuan 1

Tanpa kemiskinan (No Poverty). Hingga kini, kemiskinan masih menjadi permasalahan utama di berbagai belahan dunia. Agar dapat mensejahterakan penduduk dunia, maka penuntasan kemiskinan menjadi salah satu agenda utama dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.


Tujuan 2

Tanpa kelaparan (Zero Hunger). Selain kemiskinan, masalah kelaparan atau kurang pangan juga masih menghantui berbagai tempat di belahan dunia. Maka dari itu, menggalakkan pertanian dan ketahanan pangan menjadi agenda utama dalam mencapai tujuan perbaikan nutrisi.


Tujuan 3

Kehidupan sehat dan sejahtera (Good Health and Well-Being). Isu kesehatan juga menjadi perhatian utama dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Maka dari itu, kini tengah digalakkan gaya hidup sehat dan mendukung kesejahteraan untuk semua usia.


Tujuan 4

Pendidikan berkualitas (Quality Education). Memastikan agar pendidikan berkualitas bisa di akses oleh semua orang. Hal ini lantaran pendidikan punya peranan yang sangat penting dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat. 


Tujuan 5

Kesetaraan gender (Gender Equality). Meski sedang terjadi perkembangan kesetaraan gender yang masif belakangan ini, namun diskriminasi terhadap gender terutama perempuan masih menjadi permasalahan di berbagai negara. Dengan memperjuangkan kesetaraan gender dapat memperkuat kemampuan negara untuk berkembang pesat, memerintah dengan efektif, dan mengentaskan kemiskinan.


Tujuan 6

Air bersih dan sanitasi layak (Clean Water and Sanitation). Bank Dunia pada tahun 2014 merilis data bahwa masih ada 780 juta orang yang tidak punya akses air bersih di dunia ini dan lebih dari 2 miliar penduduk bumi tak punya akses sanitasi. Hal ini mengakibatkan kerugian materi hingga 7 persen dari PDB dunia akibat banyak nyawa melayang setiap harinya. Maka dari itu, menjamin akses atas air bersih dan sanitasi untuk semua merupakan hal yang penting dalam rangka peningkatan kualitas hidup manusia.


Tujuan 7

Energi bersih dan terjangkau (Affdorable and Clean Energy). Di dunia ini masih banyak daerah yang terisolasi dan belum memiliki listrik, padahal hal tersebut penting untuk meningkatkan kegiatan ekonomi. 


Tujuan 8

Pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (Decent Work and Economy Growth). Untuk memaksimalkan pertumbuhan ekonomi, maka pekerjaan yang layak dan lingkungan kerja yang sehat harus dijamin agar investasi dan konsumsi terus berjalan.


Tujuan 9

Industri, inovasi dan infrastruktur (Industry, Inovations, and Infrastructure). Di dunia ini, lebih dari 4 miliar orang belum memiliki akses internet dan 90 persen di antaranya berasal dari negara-negara berkembang. Maka dari itu, untuk membangun infrastruktur yang kuat dan industrialisasi yang berkelanjutan, hal ini akan segera dituntaskan.


Tujuan 10

Berkurangnya kesenjangan (Reduce Inequality). Mengurangi kesenjangan di dalam dan di antara negara-negara. Kesenjangan pendapatan sedang mengalami kenaikan, 10 persen orang-orang terkaya menguasai 40 persen dari total pendapatan global. Di lain pihak, 10 persen orang-orang termiskin hanya mendapat antara 2 sampai 7 persen dari total pendapatan global. Di negara-negara berkembang, kesenjangan ini telah meningkat sebanyak 11 persen jika kita menghitung berdasarkan pertumbuhan populasi.


Tujuan 11

Kota dan komunitas berkelanjutan (Sustainable Cities and Communities). Membuat perkotaan menjadi inklusif, aman, kuat, dan berkelanjutan.


Tujuan 12

Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab (Responsible Consumption and Production). Memastikan pola konsumsi dan produksi yang berkelanjutan.


Tujuan 13

Penanganan perubahan iklim (Climate Action). Melawan dan mengatasi iklim yang terus berubah dan pemanasan global merupakan salah satu tugas utama. 


Tujuan 14

Ekosistem laut (Life Below Water). Akibat banyak perburuan dan pencemaran terhadap ekosistem laut, maka dalam pembangunan berkelanjutan, kehidupan laut akan dilindungi dengan lebih maksimal.


Tujuan 15

Ekosistem darat (Life On Land). Selain berpengaruh terhadap iklim, mengelola hutan secara berkelanjutan, merehabilitasi kerusakan lahan, menghentikan kepunahan keanekaragaman hayati juga jadi tujuan utama.


Tujuan 16

Perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh (Peace, Justice, and Strong Institution).  Mendorong masyarakat adil, damai, dan inklusif.


Tujuan 17

Kemitraan untuk mencapai tujuan (Partnership for The Goals). Menghidupkan kembali kemitraan global demi pembangunan berkelanjutan.

Selasa, 22 Juni 2021

Download Lengkap SK Pengelola Perpustakaan Desa Terbaru

 


Download Lengkap SK Pengelola Perpustakaan Desa Terbaru
Download Lengkap SK Pengelola Perpustakaan Desa Terbaru

Surat Keputusan Kepala Desa tentang Pengelola Perpustakaan Desa diterbitkan dalam rangka untuk kelancaran dalam mengelola Perpustakaan Desa.

Bagi sobat yang memiliki perpustakaan desa dan membutuhkan file Download Lengkap SK Pengelola Perpustakaan Desa Terbaru. DOWNLOAD DISINI.

Demikianlah postingan tentang Download Lengkap SK Pengelola Perpustakaan Desa Terbaru. Semoga bermanfaat. Salam Juraganberdesa.

Senin, 21 Juni 2021

Download Permenpan RB 28 Tahun 2021 Tentang Pengadaan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja Untuk Jabatan Fungsional Guru Pada Instansi Daerah Tahun 2021


Download Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi 28 Tahun 2021 Tentang Pengadaan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja Untuk Jabatan Fungsional Guru Pada Instansi Daerah Tahun 2021
Download Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi 28 Tahun 2021 Tentang Pengadaan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja Untuk Jabatan Fungsional Guru Pada Instansi Daerah Tahun 2021

Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2021 Tentang Pengadaan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja Untuk Jabatan Fungsional Guru Pada Instansi Daerah Tahun 2021 diterbitkan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat, mempercepatpencapaian tujuan strategis nasional, dan mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing serta mendukung Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional, khususnya pada sektor pelayanan pendidikan sebagai salah satu prioritas program kerja pemerintah, diperlukan guru yang berkualitas dan profesional dengan jumlah yang proporsional melalui pengisian kebutuhan Aparatur Sipil Negara dari Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja pada Instansi Daerah;

Selengkapnya silakan sobat Download Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi 28 Tahun 2021 Tentang Pengadaan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja Untuk Jabatan Fungsional Guru Pada Instansi Daerah Tahun 2021. DOWNLOAD DISINI



KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENANGANAN FAKIR MISKIN NOMOR: /6/SK/HK.01/2/2022

KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENANGANAN FAKIR MISKIN NOMOR: /6/SK/HK.01/2/2022 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PERCEPATAN PENYALURAN BANTUAN PROGRAM ...